SEJARAH SINGKAT
PONDOK PESANTREN BANTARGEDANG CIBEUREUM TASIKMALAYA
Pondok Pesantren Bantargedang merupakan Lembaga Pendidikan yang terletak di sebelah timur Timur Provinsi Jawa Barat tepantnya di Kota Tasikmalaya yakni Kota yang terkenal dari sabang sampai merauke dengan julukan sebagai Kota Santri karena banyaknya Pesantren-pesantren yang ada di kota ini yang salah satunya adalah Pondok Pesantren Bantargedang. Pondok Pesantren Bantargedang merupakan Pesantren Besar yang berdiri sudah hampir Se-abad sehingga sudah melahirkan alumni-alumni sukses Ratusan Ribu banyaknya. Maka tak heran alumni Pondok Pesantren Bantargedang tersebar di seluruh pelosok negeri ini. Santri yang menuntut ilmu datang dari berbagai penjuru daerah bahkan banyak yang dari luar Provinsi Jawa Barat sehingga Pondok Pesantren Bantargedang sudah terkenal juga dari Sabang sampai Merauke. dengan harapan, aoa yang mereka dapat dari Pondok Pesantren Bantargedang dapat bermanfa’at dengan mengamalkan ilmunya bagi masyarakat terutama dalam memperkuat aqidah, memperbaiki akhlak dan moral yang sesuai dengan ajaran Agama Islam.
Dibalik kebesarannya Pondok Pesantren Bantargedang ini tidak lain salah satunya yang paling besar dari usaha Pendirinya yaitu KH. Muhammad Ruhiat (Alm). Almarhum lahir pada tahun 1923 – wafat tahun 1992 di Tanah Suci Mekkah saat beribadah Haji. Almarhum dimaqamkan di Mekkah. Dalam Fii Sabiilillahnya mengelola Pesantren Bantargedang almarhum ditemani seorang istri yaitu HJ. Amas Maesyaroh (Alm) wafat pada tahun 2014. Beliau memiliki 7 (Tujuh) orang anak terdiri dari empat orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan yang sekarang meneruskan perjuangan beliau dibantu para cucunya dalam mengabdikan jiwa raga dan pikirannya untuk Pondok Pesantren Bantargedang (BIC).
Pondok Pesantren Bantargedang sudah malang melintang dalam dunia pesantren khsusunya melalui kitab kuning yang secara khusus diperdalam yaitu Kitab Nahwu dan Shorof. Tak heran pada tahun 2004 lalu salah satu santri ikut berpartisipasi dalam acara lomba MQK Tingkat Nasional Pertama serta mendapatkan Juara Pertama. Di samping itu, segudang Prestasi telah diraih oleh para santri dan para alumninya.
Semoga Pondok Pesantren ini Abadi samapi Kiamat dan tiada hentinya melahirkan Genarasi Muda yang Cerdas dalam Keilmuan Agamanya maupun Keilmuan Umumnya. Kemajuan Pondok ini adalah Kebahagiaan Kita Bersama Khususnya Kebahagiaan Beliau Pendirinya. Semoga Pondok Pesantren ini selalu dijaga dan di lancarkan dalam Fii Sabiilillah di Pesantren oleh Allah SWT. Aamiin Yaa Robbal’ Aalamiin…